Memaparkan catatan dengan label Do'a. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Do'a. Papar semua catatan

Khamis, 7 Mei 2015

Doa ismul a`dzam

Doa ismul a`dzam (Aplikasi Doa IA didalam rawatan sihir,saka,gangguan dan lain lain)


MUlakan dengan nama Allah ...

Setiap perbuatan yang di mulakan dengan Bismillah :-

بسم الله


( Dengan Menyebut Nama Allah)

Bacalah Ketika memulai segala perkara yang penting dan Bermanfaat :-

Khasiat-Khasiatnya yang telah teruji dan bermanfaat :

1. Di jaga dari syaitan , sehingga ia tidak ikut makan dan menginap bersama orang yang membacanya (19)

2. Menyempurnakan Keberkahan sesuatu urusan (20)

3. Dijaga dari syaitan dan Basmalah itu menjadi tutupan dari pandangan syaitan , sehingga ia tidak akan bisa membahayakan orang yang membacanya (21)


-------------------------------------------------------------

(19) HR.Muslim (no 2018)
(20) Di sohehkan oleh sekelompo ulama , di antaranya Ibnush Shalah dan An Nawawi dan al Adzkaar. Syeikh yang mulia Ibnu Baaz mengatakan bahwa hadits ini hassan denga didukung oleh hadits-hadits yang lain( yg semakna denganya )
(21) HR.AtTirmidzi. Dishahhkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahiih a-Tirmidzi (no.496)

Wallah hualam


DOA ISMUL ADZAM (IA)

Apabila ingin berdoa atau sesuatu hajat

Mulakan dengan Bismillah .




بسم الله

يا الله
يا ارحم الراحمين
يا حنان يا منان
يا حي يا قيوم
يا كريم يا رذاق
يا ذا الجلا ل و الاءكرام
لا اله الا انت سبحنك اني كنت من الظلمين


Ya Allah ,
Ya Rahman, Ya Rahim
Ya Hannan, Ya Mannan
Ya Hayyu , Ya Qayyum
Ya Karim, Ya razzaq
Ya Zal jala liwal ikram
La ila Ha il la Anta ,subha naka inni kun tu minazzolimin



A`u zubikalima tillahi minsyarrima kholaq...

(Aku Berlindung Dengan kalimat Allah Yang Sempurna Dari Kejahatan makhluk CiptaaNya)

La hau lawala quwa ta illa billah


(Doa lah yg baik baik insyallah di makbulkan yakin pada Allah yg meng kabulkan)



Penutup doa.(Alhamdulillah hirabbil alamin)


IKRAR PEMUTUS HUBUNGAN DENGAN JIN '

Segala Puji & Syukur milik Allah & Salawat serta Salam buat junjungan Rasulullah SAW. Ikhtiar di bawah untuk memutuskan perjanjian kita atau datuk/nenek moyang kita dengan spesis jin/saka. Ikhtiarkan bacaan ikrar di bawah ini bersungguh-sungguh dengan harapan bantuan Allah untuk memutuskan perjanjian dengan semua jenis jin.
Ambil air mineral/zamzam/Rukyah Surah-Surah ini (Alfatihah,AyatKursi,Albqarah ayat 285 dan 286,Alikhlas,AlFalaq,Annas...), kemudian bacakan ikrar di bawah ini perlahan-lahan, memadai boleh didengar sendiri DAN bulatkan hati memohon pertolongan dari ALLAH SWT...
Habis baca tiupkan di dalam air serta minum, ikhtiarkan berterusan, Insya Allah anda akan rasa kesannya. Selamat Mencuba, Wallahu'alam.

-Doa Ismul Adzam

IKRAR PEMUTUS

بسم الله

Ya Allah , sesungguhnya saya & mewakili keluarga saya dengan penuh sedar & insaf dengan ini mengisytiharkan :

1.Memutuskan semua perjanjian atau ikatan yg kami atau orang sebelum kami pernah lakukan secara sedar atau tidak dengan golongan jin sekiranya ada

2.Mengharamkan tubuh kami dr dimasuki atau dijadikan sebagai tempat tinggal apa jua jenis jin

3.Menegaskan bahawa kami hanya bergantung kepada perlindungan & pertolongan Allah.


بسم الله

Ya Allah mulai dari saat ini :

Saya haramkan semua makanan saya, minuman saya, seluruh anggota tubuh saya dari semua jin di dalam DAN di luar tubuh saya atau yang mengganggu saya,

Sekiranya Ya Allah

Mereka makan , minum , guna , ganggu , jadikanlah Ya Allah semua pemberian DAN milikMu itu Ya Allah sebagai racun,

Racun yang amat panas

Racun yang amat bisa

Racun yang membakar

Racun yang membunuh

Semua jin-jin itu Ya Allah

Amin 3x Ya Rabbal A'lamin .



Adab Doa

1. Niat /tujuan doa,semata2 kerana Allah SWT bukan/jangan kerana makhluk atau selain dari Allah.

2. Hadirkan dalam hati perasaan berhajat kepada bantuan Allah dengan sungguh-sungguh ,iaitu sebelum berdoa.

3. Ketika sedang berdoa hadirkan rasa takut doa tidak dikabulkan dan ada keinginan yang sangat kuat dan sungguh sungguh supaya Allah Swt terima doa kita.( Allah SWT sebagaimana hambaNYa sangkakan)

4. Pelihara hati dan jaga perasaan supaya jangan ada sedikit pun ragu-ragu terhadap penerimaan doa iaitu didalam seruan Ismul Adzam.


Cara Seruan Ismul Adzam

1. Yakin dengan Janji Nabi SAW.
2. Semasa membaca doa Ismul Adzam atau seruan Ismul Adzam HATI perlu tawajjuh(tumpuan yang sangat kuat) dan juga sesuai dengan Makna Asma Ul HUsna.

Amin

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam telah berpesan kepada kita untuk tetap berpegang dengan sunnahnya dan sunnah para sahabatnya:
dan dihasankan oleh Al-Albani)

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِيْ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ. - أخرجه الترمذي وحسنه الشيخ الألباني

"Wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnahnya para khulafaur Rasyidin yang diberi petunjuk. Gigitlah ia dengan gigi gerahammu". (HR. Tirmidzi)

خَطَّ لَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا خَطًّا ثُمَّ قَالَ هَذَا سَبِيْلُ اللهِ ثُمَّ خَطَّ خُطُوْطًا عَنْ يَمِيْنِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ ثُمَّ قَالَ هَذِهِ سُبُلٌ عَلَى كُلِّ سَبِيْلٍ مِنْهَا شَيْطَانٌ يَدْعُوْ إِلَيْهِ ثُمَّ تَلاَ ]وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْمًا فَاتَّبِعُوْهُ وَلاَ تَتَّبِعُوْا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهِ [

“Pada suatu hari Rasulullah menggaris di depan kami satu garisan lalu beliau berkata : “Ini adalah jalan Allah”. Kemudian beliau menggaris beberapa garis di sebelah kanan dan kirinya lalu beliau berkata : “Ini adalah jalan-jalan, yang di atas setiap jalan ada syaitan menyeru kepadanya”. Kemudian beliau membaca (ayat) : “Dan sesungguhnya ini adalah jalanKu maka ikutilah jalan itu dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain) maka kalian akan terpecah dari jalanNya”. [QS. Al ‘An’am : 6 / 153

[/SIZE][/COLOR]


Sharing is caring
Assalamualaikum.




Assalamualaikum ...saudara2 ...

Dzikir Dan Berdoa

--------------------------------------------------------------------------------



Adapun adab berdzikir yang sesuai dengan sunnah adalah sebagai berikut :

Pertama, dilakukan dengan suara lemah lembut/merendahkan suara, karena Allah Ta’ala berfirman,

“Wadzkur rabbaka fii nafsika tadharru’aaw wa khiifataw wa duunal jahri minal qauli bil ghuwwi wal ashaali wa laa takum minal ghaafiliin” yang artinya “Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang – orang yang lalai” (QS Al A’raaf 205)

Kedua, hendaknya dilakukan sendirian atau tidak beramai – ramai atau tidak dipimpin oleh seseorang, karena jika dzikir secara beramai ramai atau dipimpin oleh seseorang maka menyelisihi firman Allah Ta’ala di atas pada surat Al A’raaf ayat 205 yaitu pada kalimat “dengan tidak mengeraskan suara” dan juga berdasarkan keumuman hadits berikut,


Dari Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Tujuh orang yang dilindungi Allah dalam naunganNya pada hari tidak ada naumgan selain naunganNya yaitu : Imam (pemimpin) yang adil…dan seseorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi lalu matanya mencucurkan (air mata)” (HR. al Bukhari)

Syaikh Hamid At Tuwaijiry dalam Kitabnya Inkaru At Takbir Al Jama’i wa Ghairihi berkata,

“Dalam Shahih Bukhari (no. 1830) dan Shahih Muslim (1704) dari ‘Ashim Al Ahwal dari Abu Utsman dari Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Ketika Rasulullah berjihad pada perang Khaibar …, mereka (para sahabat) menyerukan takbir seraya membaca, ‘Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha illallah’ dengan suara keras,

Maka Rasulullah bersabda, ‘Tahanlah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada Dzat yang tuli maupun jauh, sesungguhnya kalian berdoa kepada Dzat yang Maha mendengar yang dekat dan Dia selalu bersama kalian’.

Jika Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam melarang orang – orang yang meneriakan takbir padahal mereka berada di tanah lapang, maka perbuatan orang – orang yang bersahut – sahutan di dalam Masjidil Haram lebih terlarang lagi, karena mereka telah melakukan beberapa bid’ah yaitu berdzikir dengan suara keras, bersama – sama melagukannya sebagaimana yang dilakukan paduan suara, mendendangkannya dan mengganggu orang lain, yang semuanya ini tidak boleh dilakukan”

Ketiga, jika menghitung bacaan dzikir maka hendaknya menggunakan jari – jari tangan kanan sebagaimana hadits berikut :

Abdullah bin Amr radhiyallaHu ‘anHu berkata, “Ra-aytu rasulullahi ya’qidut tasbiiha bi yamiinihi” yang artinya “Aku melihat Rasulullah menghitung bacaan tasbih (dengan jari – jari) tangan kanannya” (HR. Abu Dawud no. 1502, At Tirmidzi no. 3486, Al Hakim I/547 dan Baihaqi II/253, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahiih At Tirmidzi III/146 dan Shahiih Abu Dawud I/280)

Wallah Hua`alam


Credit:Sumber

Isnin, 8 Disember 2014

Kisah Nyata - BAGAIMANA JIN MERASUKI TUBUH MANUSIA?


Image

Oleh : Abu Akmal Mubarok

Dunia Seram - Al-Qur’an sendiri mengisyaratkan adanya fenomena manusia kerasukan syaithan sebagaimana ayat sbb:
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila (Q.S. Al-Baqarah : 275)
Dari Shafiyyah binti Huyay, Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya setan itu berjalan dalam tubuh anak Adam sebagaimana darah mengalir dalam tubuhnya” (H.R. Muslim)
Sehubungan dengan masalah kesurupan ini, Ibnu Taimiyyah dalam bukunya Majmu al-Fatawa (24/276), berkata: “Para ulama ahli sunnah wal jama’ah sepakat, bahwa jin dapat masuk ke dalam tubuh dan badan manusia. Hal ini berdasarkan firman Allah sbb:
Artinya: “Orang-orang yang makan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit gila” (Q.S. Al-Baqarah:275).”
Abdullah bin Ahmad bin Hanbal pernah bertanya kepada ayahnya, Ahmad bin Hanbal: “Sesungguhnya orang-orang berkata bahwa jin tidak bisa masuk ke badan orang-orang yang kesurupan. Imam Ahmad bin Hanbal berkata: “Anakku, mereka berkata bohong.  Mereka hanya berkata dengan ucapannya sendiri”
Ibnu Taimiyyah juga berkata: “Perkataan ini (jin dapat masuk ke dalam tubuh manusia) adalah perkataan yang masyhur (dikenal oleh semua ulama). Orang yang kemasukkan jin (kesurupan) tidak akan merasakan sakit ketika dipukul, kata-katanya akan ngelantur. Orang yang kemasukan jin ini akan menampakkan banyak keanehan,mulai dari bicara dan gerakannya. Seolah-olah yang berkata dan bergerak itu adalah orang tersebut (orang yang kesurupannya), padahal hakikatnya adalah jenis lain, bukan manusia (yaitu jin)”. Bahkan, Ibnu Taymiyyah masih dalam al-Majmu Fatawa nya mengatakan: “Tidak ada seorangpun ulama yagn mengingkari bahwa jin dapat memasuki tubuh manusia yang lalai mengingat Allah. Barangsiapa yang mengingkari hal ini dan mengatakan bahwa syara’ tidak mengakui hal demikian, maka sungguh dia telah mendustai syara itu sendiri. Tidak ada dalam dalil-dalil syara yang menolak hal itu (tidak ada dalil satu pun yang mengingakari bahwa jin dapat masuk ke tubuh manusia yang kesurupan). Mereka yang mengingkari hal ini hanyalah sekelompok kecil dari golongan Mu’tazilah yakni Imam Al-Jubai dan Abu Bakar ar-Razi.
Bagaimana Jin Memasuki Tubuh Manusia?
“(aku berlindung) dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (Q.S. Al-Falaq:3-4)
Salah satu modus masuknya jin ke dalam tubuh manusia ialah melalui ritual tertentu para tukang sihir atau dukun pemuja setan, kemudian mantera itu dihembuskan kepada manusia baik langsung maupun melalui medium buhul –buhul yaitu boneka yang dibuat dari ikatan kain-kain. Maka jin akan mengikuti hembusan itu memasuki target yang telah ditetapkan tukang sihir.
Biasanya untuk menentukan target tsb tukang sihir mengambil beberapa helai rambut atau benda-benda pribadi milik orang yang menjadi target atau sambil menyebutkan nama lengkap dan orangtuanya (bin / binti). Dengan cara demikian jin akan mengendus mencari dimana posisi orang tsb.
Jin masuk melalui mulut
“Abu Said berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Apabila seseorang dari kalian menguap, letakkanlah tangannya pada mulutnya (tutuplah), karena setan akan masuk bersama dengan orang yang menguap (yang mulutnya tidak ditutup)” (H.R. Muslim)
Abu Hurairah berkata, Rasulullah S.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Apabila seseorang bersin lalu mengucapkan al-hamdulillah, maka muslim yang mendengarnya harus mendoakannya. Adapun menguap datangnya dari setan, karenanya tahanlah sedapat mungkin. Apabila ia menguap terus keluar suara “haaa”, maka setan akan tertawa” (H.R. Bukhari)
Jin masuk melalui kuku
Wahai Abu Hurairah, potonglah (perpendek) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan mengikat (melalui) kuku-kuku yang panjang. (H.R. Ahmad)
Jin masuk melalui hidung
Bahwa Nabi s.a.w.. bersabda: Apabila salah seorang di antara engkau bangun tidur, hendaklah mengeluarkan air dari hidungnya (istintsar) tiga kali, karena setan itu menginap di batang hidungnya. (H.R. Muslim)
Jin memasuki telinga
Abdullah berkata, “Disebutkan di sisi Nabi bahwa ada seorang laki-laki yang selalu tidur sampai pagi tanpa mengerjakan shalat (malam). Lalu beliau bersabda, ‘Setan telah kencing di telinganya (H.R. Muslim)

sumber :misterigaib

Sabtu, 20 September 2014

Al-Quran VS HANTU

Hantu – Istilah dalam kamus dewan disebutkan sebagai / terdiri daripada pelesit, pontianak, jembalang, pocong, langsuir dan bunian yang ertinya : Makhluk halus yang mengganggu dan merasuk manusia dengan melakukan pelbagai kemudaratan / kesengsaraan.

Dalam Kamus Arab (Al-Munjid, Lisanul Arab, Mukhtar As-Sahhah), Hantu atau makhluk halus disebutkan sebagai / terdiri daripada Al-Jinn, Jinni, Jinnah, Syaitan, Iblis dan Ifrit yang membawa erti ; Roh-roh jahat lagi kotor yang melakukan kejahatan secara tersembunyi memusuhi dan menakutkan anak adam dengan berbagai-bagai kemudaratan.

Dalam Al-Quran, `hantu` atau makhlus halus disebutkan sebagai syaitan/syayatin, jinn/jinnah, qareen, iblis, ifrit dan al-khannas. Berulang kali nama makhluk ini dinyatakan dalam Kalamullah.
Nama                    Bilangan
Syaitan-Syayatin      88 Kali
Jinn – Jinnah            39 Kali
Qareen                    12 Kali
Iblis                         11 Kali
Ifrit                            1 Kali
Al-Khannas               1 Kali

Dalam hadith (dari Ibnu Abi Haatim dari Mujahid) menjelaskan maksud ayat Al-Quran (Surah Al-Ahqaf);
“Ketika Kami (Allah) menghadapkan kepadamu beberapa Jin untuk mendengar Al-Quran“

Rasulullah SAW menjelaskan bahawa terdapat sebanyak 12 000 bilangan jin dan ketua-ketua jin adalah Hissee, Musyi, Shahir, Jahir, Al-Auz, Anyan dan Ahqaf.
Rujukan : Laqtul Murjan, Halaman 78.

Terdapat sejumlah 216 ayat didalam Al-Quran yang menyatakan tentang makhluk halus (atau hantu panggilan tempatan) secara terperinci.

Makhluk halus (atau hantu panggilan tempatan) juga disebut dalam hadith / As-Sunnah seperti ;
1. Sahih Al-Bukhari
2. Sahih Muslim
3. Sunan Abu Daud
4. Sunan At-Tirmizi
5. Sunan An-Nasa`i
6. Sunan Ibnu Majah
7. Sunan Ad-Darini
8. Mustadrak Al-Hakim
9. Majma` Az-Zawaid

Tanda-Tanda kerasukan,saka & histeria.
Terdapat beberapa tanda-tanda umum yang boleh dijadikan garis panduan dalam menentukan seseorang itu adalah mangsa kerasukan (gangguan ), saka dan histeria:

Tanda-tanda Ketika Jaga
1. Sakit tulang belakang tanpa sebab.
2. Sakit kepala yg luar biasa dan berterusan tanpa sebab klinikal.
3. Sakit dibahagian tulang rusuk kiri @ kanan.
4. Sakit dibahagian tulang punggung tanpa sebab.
5. Sakit dibahagian perut tanpa sebab.
6. Istihadah ( darah yang keluar melebihi 15 hari ).
7. Terasa ada sesuatu yang mengekori anda.
8. Terasa ada sesuatu yang melintas di belakang anda.
9. Sering sesak nafas menjelang maghrib dan tengah malam.
10. Timbul rasa takut tanpa sebab.
11. Nampak bayangan yang menakutkan.
12. Nampak suatu makhluk yang aneh dan menyeramkan.
13. Terasa spt ada sesuatu yg menolak ketika berada dlm tandas.
14. Seringkali pengsan tanpa sebab.
15. Takut untuk menziarahi jenazah.
16. Ada bisikan meminta mangsa melakukan sesuatu yg dilarang Allah.
17. Ragu–ragu tentang keimanan.
18. Rasa seperti hampir menemui ajal.

Tanda-tanda Ketika Tidur
19. Sukar untuk lelapkan mata.
20. Seringkali mimpi yang menakutkan.
21. Seringkali mimpi binatang seperti ular, kala jengking dan lain-lain.
22. Dihimpit sesuatu ketika tidur.
23. Mimpi bayi@kanak-kanak.
24. Mimpi jatuh dari tempat yang tinggi.
25. Mimpi ketempat kotor,sunyi dan menakutkan.
26. Terdengar suara yang datang menyergah ketika tidur.
27. Terasa ada sesuatu yang menyentap kaki ketika tidur.
28. Seringkali pengsan tanpa sebab.

Kesan-kesan Gangguan;
1. Boleh membawa maut jika sampai ajal.
2. Gila, bingung, berkelakuan seperti orang bodoh.
3. Perpecahan hubungan kekeluargaan.
4. Sakit yang berpanjangan dan para pakar perubatan moden tidak dapat mengenalpasti penyakit berkenaan.
5. Andartu bagi gadis.
6. Hilang pangkat, kerjaya dan harta benda.

Cara mengubati;
Gangguan makhluk halus/ghaib ini boleh diubati dengan menggunakan ayat-ayat suci Al-Quran.
Ayat-ayat Ruqyah, ayat Kursi dan selawat Syifa` biasanya digunakan oleh ahli perubatan Islam bagi menghalau makhluk halus ini.

AYAT RUQYAH
Makna ruqyah secara terminologi adalah al -‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti disengat binatang, dirasuk hantu dan yang sebagainyanya.

Dalam Kitab Al-Qamus Al-Muhith Ruqyah dinyatakan sebagai ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan terhadap orang-orang yang terkena berbagai penyakit dengan mengharap kesembuhan.”

Ruqyah secara etimologi syariat adalah doa dan bacaan-bacaan yang mengandungi permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah SWT untuk mencegah atau mengangkat bala/penyakit. Doa atau bacaan itu disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang meruqyah atau yang diruqyah. (Ar-Ruqa Wa Ahkamuha oleh Salim Al-Jaza`iri, Hal. 4)

Ayat-ayat Ruqyah

AYAT KURSI
Ayatul kursi (Arab: آية الكرسي ) merupakan ayat yang paling agung kerana mengisahkan keagungan Allah serta kekuasaan-Nya yang tidak terbatas. Ayat ini merupakan ayat yang ke-255 dalam Surah Al-Baqarah dan dijadikan bacaan serta hafalan oleh masyarakat Muslim. Ayat ini dipercayai dibaca untuk mendapat keredhaan serta perlindungan daripada Allah.
Ayat Kursi

Fadhilat Ayat Kursi
1. Orang yang membaca ayat al-Kursi selepas memyempurnakan solat fardhu akan dipelihara oleh Allah sehingga solat berikutnya.
2. Allah swt akan menghantar dua malaikat untuk memelihara orang yang membaca ayat al-Kursi ketika berada di tempat pembaringan sehingga waktu subuh.
3. Orang yang membaca ayat al-Kursi selepas solat fardhu akan memelihara keluarga, juga rumah-rumahnya yang berhampiran dengannya. Boleh juga dimaksudkan terpelihara daripada binatang yang mudharat, bencana alam, kebakaran, dan jahat angkara manusia. Maka Rasulullah s.a.w menyuruh setiap arang agar melakukan sesuatu perbuatan dengan menyebut nama Allah oleh kerana iblis dan syaitan tidak berupaya mengangkat atau membuka sesuatu yang di tutup dengan meyebut nama Allah.
4. Allah tidak menegah mereka yang membaca ayat al-Kursi selepas solat fardhu masuk dalam syurga.
5. Barang siapa yang keluar dari rumahnya dengan membaca ayat al-Kursi, maka Allah utuskan tujuh puluh ribu malaikat kepadanya, mereka memohon keampunan dan mendoakan baginya.
6. Barang siapa membacanya nescaya Allah mengutuskan malaikat untuk menulis kebaikannya dan menghapuskan keburukannya dari detik itu sampai esok hari.
7. Barang siapa membacanya, Allah akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama nabi Allah sehingga mati syahid.
8. Barang siapa yang membacanya ketika dalam kesempitan atau kesusahan, Allah akan menolongnya.

SELAWAT SYIFA`
Dalam kamus Bahasa Arab yang masyhur iaitu Kamus al-Munjid, perkataan “Tib” adalah bermaksud “’ilaj” iaitu di dalam bahasa Melayu bermakna “Ubat” atau “Penawar”. Manakala “Syafi’ bermaksud menyembuhkan.

Selawat Syifa' di atas dapat menghilangkan lebam, bengkak atau berbilai atas bekas pukulan terutamamanya selepas dirotan oleh perawat semasa rawatan menghalau jin yang menggunakan ayat-ayat Ruqyah.
Caranya ialah : ambil minyak urutan, sapu di atas telapak tanganm, lalu bacakan ayat Selawat Syifa' ini dan kemudian sapukan di atas bekas bilai pukulan itu. Insya' Allah dengan izin Allah maka hilanglah bekas itu.


Sumber

Khamis, 11 September 2014

Cara Mengeluarkan Susuk Dengan Cara Islami




Dunia Seram - Susuk adalah suatu cara memasukan barang biasanya logam emas , intan ke dalam jaringan dibawah kulit kita dengan tujuan untuk memperoleh kekuatan,kecantikan atau hal hal lain yang membuat penggunnaya memiliki setelah 
Benda asing tersebut umumnya berupa jarum kecil. Kelebihan yang dimaksud berupa perlindungan spiritual, penarik lawan jenis, penambah daya tarik, dan kekuatan pada fisik yang kesemuanya merupakan suatu bentuk sugesti seorang yang telah menggunakan susuk tersebut. Sebenarnya tanpa susuk pun kita dapat memperoleh kekuatan Lahir dan batin tentunya dengan menjaga kesehatan, kebersihan, dan merawat tubuh dengan ramuan supaya terlihat menarik dan harum.
 Susuk dalam Islam hukumnya haram,

Hukum Susuk Dan Jimat Dalam Islam
Penggunaan susuk adalah haram. Hanya Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Pemilik Kekuatan dan bukan dari benda maupun makhluk yang lemah seperti Jin.

Allah telah mengharamkan kesyirikan sebagaimana tertera dalam AlQuranul Karim:

An Nisaa 48yang artinya: 
"Tuhan tidak memaafkannya dan untuk terlibat memaafkan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan melibatkan Allah telah menciptakan dosa besar"


Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Cara Mengeluarkan Susuk dari Tubuh kita
Sebuah cara termudah untuk mendapatkan keistimewaan dan kekuatan adalah memohon kepada Allah demikian juga untuk mengobati segala macam penyakit juga bermohonlah hanya kepada Allah.
Untuk mengeluarkan susuk yang tertanam dalam tubuh, anda dapat melakukannya sendiri dengan
  *   Jika memungkinkan dan tidak akan menimbulkan cedera parah, maka rajah/ sayat/ belah lah bagian pada tempat yang telah disisipkan susuk kedalamnya dan kemudian keluarkan.

   *  Jika susuk sudah larut didalam tubuh dan tidak dapat dideteksi dengan alat raba manusia, maka dapat dilakukan ruqyah (sebaiknya dilakukan sendiri untuk menghindari `aib namun dapat pula dengan mendatangkan ahli ruqyah) dengan membacakan ayat-ayat AlQuran serta dzikir dengan niat untuk mengeluarkan benda tersebut.

Jika anda fingung untuk mengeluarkan susu tersebut , bisa mendatangi tempat pemasangan susuk tersebut atau meminta bantuan pada ahlinya.

Rabu, 20 Ogos 2014

Buka Hijab Melihat Jin (Makhluk Halus)



Kita boleh melihat jin jika ia menukarkan bentuknya tetapi tidak boleh melihat bentuknya yang asal sebagaimana firman Allah s.w.t bermaksud :
“Wahai anak-anak Adam! janganlah kamu diperdayakan oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kamu dari syurga, sambil ia menyebabkan terlucutnya pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada mereka: aurat mereka (yang sebelum itu tertutup). Sesungguhnya syaitan dan kaumnya melihat kamu dengan keadaan yang kamu tidak dapat melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu teman rapat bagi orang-orang yang tidak beriman.”  (Surah Al-A’raf Ayat: 27)
Al Hafiz Ibnu Hajar mengatakan, “kadang-kadang syaitan itu membentukkan dirinya dalam pelbagai bentuk, maka kita kadang-kadang dapat melihatnya. Ayat ini menyatakan kita tidak dapat melihatnya di dalam bentuknya yang asal.”
Al Imam Asy Syafie r.a mengatakan sebagaimana yang didengar oleh Ar Rabi’ yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi r.a di dalam Kitab Manaqib Asy Syafie,“ Barangsiapa yang mengaku dia melihat jin kita tolak pengakuannya kecuali ia seorang Nabi.”
Walaubagaimanapun dapat kita buat satu kesimpulan bahawa seseorang itu dapat melihat jin dalam bentuk yang lain tetapi tidak dalam bentuknya yang asli.
Nabi Muhammad s.a.w menjelaskan baginda ternampak Ifrit melintas baginga sewaktu baginda sedang sembahyang, sebagaimana sabdanya yang bermaksud :
“Ifrit melintas di hadapan aku semalam untuk mengganggu sembahyangku, Allah s.w.t membenarkan aku sehingga aku ingin mengikatnya di pagar masjid sehingga subuh dan kamu boleh melihatnya tetapi aku teringatkan perkataan / doa saudara ku Sulaiman, “ Ya Tuhanku, kurniakanlah kepoadaku kekuasaan yang tidak akan dicapai oleh orang selepas aku.”

Di dalam hadis di atas dapatlah kita membuat kesimpulan :
1. Keupayaan manusia melihat jin adalah sesuatu yang mustahil. Firman Allah s.w.t yang disebutkan itu adalah secara umum tetapi para Nabi dikecualikan. Mereka ada kebolehan yang diberikan Allah untuk melihat bahkan boleh menguasai mereka sebagaimana Nabi Sulaiman boleh menaguasai jin.
2. Menunjukkan jin itu tidaklah kekal dalam bentuk asal mereka (api).
3. Melihat Ifrit oleh Baginda Rasulullah s.a.w adalah sesuatu yang khusus untuknya sebagaimana Baginda boleh juga melihat malaikat dalam bentuknya yang asli sehingga dapat melihat Malaikat Jibril yang mempunyai 600 kepak.
Manusia-manusia yang lain tidak mempunyai kelebihan sebagaimana yang Allah anugerahkan kepada Nabi-nabi berkenaan. Walaubagaimanapun setengah-setengah binatang juga dapat melihat jin sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:
“Apabila kamu mendengar kokok ayam, mintalah kurnia dari Allah kerana ia melihat malaikat dan apabila engkau mendengar suara himar berlindunglah kepada Allah daripada gangguan syaitan kerana yang dilihatnya ialah syaitan.” (AL Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Tarmizi)
Kelebihan binatang-binatang ini bukanlah sesuatu yang pelik kerana ulama telah mentahkikkan (memperakukan) kelebihan binatang yang boleh melihat sesuatu yang kita tidak dapat melihatnya. Lebah boleh melihat cahaya, mereka boleh melihat matahari di waktu awam gelap. Burung hantu dapat melihat tikus di waktu malam yang gelap gelita.
Sumber: Perubatan Islam Darussalam Malaysia
Wallahu’alam…. HasnulHadiAhmad.Com

Sabtu, 16 Ogos 2014

Ayat-Ayat Ruqyah

Muat Turun Ayat-Ayat Ruqyah

Dalam cara rawatan Islam, perawat akan membacakan beberapa potong ayat-ayat Al-Quran supaya pesakit dapat mendengarnya dengan khusyuk. Bagi mereka yang ada gangguan, biasanya apabila dibacakan Al-Quran pada telinganya, si Jin, syaitan atau iblis yang berada di dalam tubuh si pesakit itu akan merasa panas dan lama-kelamaan dia tidak akan boleh bertahan dengan berdiam diri.
Maka timbul lah berbagai reaksi dari pesakit itu. Antaranya ialah pesakit akan rasa:
- pening-pening kepala
- mabuk
- muntah-muntah
- menggeletar
- pengsan
- seram-sejuk
- berdebar-debar
Untuk makluman, ayat-ayat Al-Quran yang biasa digunakan untuk rawatan makhluk halus adalah lebih dikenali sebagai Ayat-ayat Ruqyah.
CARA MENGGUNAKAN MP3 RUQYAH SYAR’IYAH
1) Bagi kesihatan diri dan keluarga,pasangkan cd/mp3 ini didalam rumah/premis perniagaan 3x sehari atau pasangkan dari malam sampai pagi (auto repeat).
2) Bagi pesakit gangguan jin,dilarang memasangnya didalam kereta,kesannya akan mengakibatkan kita mengantuk dan mengganggu pemanduan.
3) Bagi anak-anak yang menangis diwaktu malam,anda perlu pasangkan dengan kuat,insyaAllah jin/syaitan akan lari dari mengganggu anak-anak anda.
4) Untuk merawat histeria,sihir,saka dan lambat jodoh,sediakan 3botol besar air mineral,buka penutupnya dan pasangkan cd/mp3 ruqyah ini 3round sebelah air tadi (kira-kira 1jam 20minit).Air tadi dibuat minum seteguk untuk 3x sehari dan lakukan hari berikutnya sehingga air tadi habis.Tiap-tiap lepas solat perlu baca qursy 3x dan al insyirah 3x secara istiqomah.Kemudian sebelah malamnya pula,cd/mp3 ruqyah ini hendaklah dipasang dari malam sampai pagi selama sebulan.
5) Bagi memulihkan rumah/premis perniagaan yang bermasalah,cuma pasangkan 3x sehari untuk 3hari berturut-turut.
6) Jika kita sering mengalami masalah malas dan badan terasa berat,perdengarkan cd/mp3 ruqyah ini 3x sehari,insyaAllah kita akan cergas dan kembali bersemangat.
*BAGI UNTUK MENDAPATKAN KESEMBUHAN YANG MAKSIMUM BILA MENDENGAR MP3/CD RUQYAH INI,SILA PEJAMKAN MATA DAN DENGAR SEHINGGA TAMAT TANPA MENGIKUT BACAANNYA DIMULUT ATAUPUN DIHATI*
<< KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD >>
Urutan Ayat-Ayat Ruqyah || No; Nama Surah; Juzuk; Ayat
1 Al-Fatihah 1 Seluruhnya
2 Al-Baqarah 1 1-5
3 Al-Baqarah 1 102
4 Al-Baqarah 2 163-164
5 Al-Baqarah (Ayatul Kursi) 3 255
6 Al-Baqarah 3 285-286
7 Ali-Imran 3 18-19
8 Al-’Araf 8 54-56
9 Al-’Araf 9 117-122
10 Yunus 11 81-82
11 Toha 16 69
12 Al-Mukminun 18 115-118
13 As-Soffaat 23 1-10
14 Al-Ahqaaf 26 29-32
15 Ar-Rahman 27 33-36
16 Al-Hasyr 28 21-24
17 Al-Jin 29 1-9
18 Al-Ikhlas 30 Seluruhnya
19 Al-Falaq 30 Seluruhnya
20 An-Naas 30 Seluruhnya
Selain mengubati penyakit yang melibatkan jin dan syaitan, amalkan memasang audio ini di rumah terutamanya jika anda baru berpindah ataupun merasakan ada sesuatu tidak kena pada tempat tinggal anda. Sebar-sebarkanlah perkara ini kerana mungkin ada keperluannya pada insan yang memerlukan. InsyaAllah.
<< KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD >>

Penerangan lanjut mengenai Ayat Ruqyah ini, boleh rujuk di http://mp3ruqyah.com

Credit: Original picture from here.

Rabu, 30 Julai 2014

AYAT-AYAT KHUSUS PEMBINASA JIN (MENGHANCURKAN TUBUH SETAN)


 

Saya akan mengutip penjelasan dari Syaikh Muhammad Abduh Maghawuri dalam kitabnya Hiwarun Sahinun Ma’a Jinnin Muslimin Wa Jinnin Masihiyyin mengenai Pengalaman Beliau dalam membinasakan jin yang membandel dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Pada halaman 71 beliau menceritakan kisahnya:
Dalam pengembaraanku untuk mengadakan pengobatan ruqyah syar’iyyah dengan ayat-ayat Al_Qur’an ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada saya, yang mana pertanyaan-pertanyaan itu saya kira perlu untuk diketahui para pembaca. Inilah pertanyaan-pertanyaan tersebut:
Pertanyaan pertama : Bolehkah kita membaca ayat-ayat al-Qur’an yang dapat membinasakan jin sampai tewas? Apakah ini termasuk perbuatan zalim atau bukan?
Jawab:

Ya boleh membaca ayat-ayat itu untuk membinasakan jin. Tapi ada syaratnya. Dan itu bukan termasuk perbuatan zalim. Ibnu Taimiyyah pernah membaca ayat-ayat tersebut. Juga Imam Ibnu Abdissalam dan Ibnu Nadim. Adapun syaratnya ialah :
  1. Selama jin itu bersikeras untuk tetap tinggal di dalam tubuh seseorang dan tidak mau keluar
  2. Apabila dia menipu atau mempermainkan kita seperti masuk kembali setelah keluar
  3. Dia mau keluar  tapi dengan menyakiti orang yang sakit itu.
  4. Dia mau keluar tapi akan menyusup ke dalam tubuh orang lain lagi.
Pertanyaan kedua: Siapa yang memberi tahu anda (Syaikh Abduh Maghawuri) kalau ayat-ayat mantra dari Al_Qur’an tersebut dapat  menghancurkan jin?
Jawab:
Sungguh masalah jin adalah masalah ghaib. Dan untuk menguji ketepatan ayat-ayat pembinasa tersebut melalui percobaan atau pengalaman-pengalaman. Tetapi harus percobaan yang bersifat syar’i. Artinya percobaan atau pengalaman yang tidak menyimpang dari kaidah-kaidah agama. Ini terbukti ketika saya membaca ayat-ayat ruqyah pada orang yang kesurupan jin, saya perhatikan pertama-tama ia merintih-rintih lantas kesadarannya hilang sebelum akhirnya sadar kembali (dalam hal ini saya berkata benar. Saya bersumpah dengan nama Allah, Allah yang menjadi saksi atas apa yang saya katakana dalam buku ini). Kemudian saya katakan kepadanya, kalau tidak mau keluar saya akan baca ayat-ayat yang dapat membinasakanmu dengan kehendak Allah.
Berikut ini contoh peristiwa kejadian nyata dalam mengobati pasien ( ada beberapa contoh kejadian namun admin hanya mencontohkan satu saja) :
Ada jin yang menyurupi tubuh seorang gadis meraung-raung lantas saya Tanya namanya tidak mau menjawab. Bahkan dia menjadikan gadis itu berteriak-teriak karena ubun-ubunnya ditekan oleh jin tersebut. Kemudian saya memberinya  peringatan kalau saya akan membacakan ayat-ayat yang dapat membinasakannya kalau jin tersebut tidak mau menjawab pertanyaan saya. Karena tidak juga menjawab maka saya akhirnya membaca ayat-ayat itu. Baru kemudian jin itu berteriak-teriak menyahut:
Saya     : Siapa namamu?
Jin                    : Untuk apa kamu mau tahu namaku?
Saya     : Apa agamamu?
Jin                    : Nasrani
Saya     : Kenapa kamu masuki tubuh gadis ini?
Jin                    : Saya bebas!
Saya     : Sopanlah dalam menjawab, atau demi Allah saya bacakan ayat-ayat pembinasa
Jin                    : jangan-jangan…………..
Saya     : Kalau begitu kemapa sampai kamu memasuki tubuh gadis ini?
Jin                    : Aku mencintainya dan selamanya tidak akan keluar!
Saya     : maukah kamu keluar jika Allah menghendaki?
Jin                    : Tidak-tidak..sungguh aku tidak akan keluar
Saya     : Apa pendapatmu tentang Islam?
Jin                    : Jangan kamu coba-coba memaksaku, atau kusakiti gadis ini!
Saya     : Katanya kamu mencintainya,kok malah mau menyakiti?
Jin                    : Akan kubunuh dia jika kalau kamu terus memaksa saya keluar dari tubuhnya.
Saya     : Sungguh kamu memang jin durhaka! Akan tetapi dengan pertolongan Allah, sungguh kamu tidak akan  dapat berbuat apa-apa!
Jin                    : Dari mana kamu tahu itu, bahkan sebaliknya aku sanggup melakukan apa yang kuingini dan itu kau tahu!
Saya     : Kalau begitu, baiklah. Rupanya kamu lebih memilih menanggung akibat dari apa yang akan kulakukan terhadap dirimu.
Jin                    : Aku akan memulai lebih dahulu sebelum kamu bertindak!!!
Akhirnya karena dia bersikers tidak mau keluar, terpaksa saya bacakan ayat-ayat ruqyah  tersebut hingga dia binasa.
Penjelasan admin :
Dari pengalaman saya meruqyah, ayat-ayat pembinasa jin ini sangat afdol (Insya Allah) untuk membunuh jin dengan membakar habis tubuh jin tersebut. Jin yang terkena “api ghoib” dari ayat-ayat ini akan berteriak-teriak menangis kepanasan dan menggelepar-gelepar seperti ayam yang disembelih lalu tidak beberapa lama kemudian tubuh yang disurupinya tenang dan manusia tersebut kembali sadar sepenuhnya.
Saya katakan “api ghoib” karena dialam jin tidak akan melihat bentuk api yang membakar tubuh mereka namun mereka merasakan hawa (energi) yang sangat panas yang datang bergelombang seperti ombak dilautan (dari tiap ayat yang dibaca) yang membakar tubuh mereka. Dimensi “api ghoib” dari ayat-ayat ruqyah pembinasa yang dibacakan  lebih halus dari dimensi alam manusia dan jin hingga kalangan jin tidak bisa melihat wujud api yang membakar mereka.
Saya sering bertanya puluhan kali pada jin (setiap penanganan kasus gangguan jin) ketika mereka menangis minta ampun karena kepanasan,”apa kalian melihat api yang membakar tubuh kalian?” Tiap jin yang saya tanya selalu dan selalu jin tersebut menjawab tidak melihatnya namun merasakan hawa yang sangat panas membakar tubuh mereka.
Ayat-ayat pembinasa jin adalah :
  1. Surat Al-Fatihah
  2. Ayat Kursi
  3. Al_baqarah 137
  4. Ali Imran 181
  5. An-Nisa 14
  6. Al-An’am 93
  7. Al-A’raf 117-120
  8. Al-Anfal 12-14
  9. Al-Anfal 17
  10. Al-Anfal 50
  11. At-taubah 26,35
  12. Yunus 88
  13. Hud 56,67,82-83
  14. An nahl 1
  15. Al-Israa’ 18,81
  16. Thaha 97
  17. Al Anbiya 11-15
  18. Saba 48-54
  19. Adz-Dzariyah 10-14
  20. Al-Qamar 19-21
  21. Al-Haaqqah 1-8
  22. An-Nazi’at 1-7,35
  23. Al-Buruj 10
  24. Al-‘Alaq 15-18
Pergunakanlah ayat-ayat pembinasa jin ini sebijaksana mungkin, dan ayat-ayat ini tidak digunakan untuk setiap kasus kesurupan jin , bacalah ayat-ayat diatas secara berurutan dan tiap ayat bisa diulang-ulang.
Ayat ini juga bisa dibacakan pada air caranya ialah dengan memasukkan sebagian tangan kita dalam air lalu setiap selesai satu surat kita hembuskan hawa dari mulut yang membaca ayat tersebut kedalam air (sebagian ludah kita masuk dalam air) lalu bisa disimburkan ketubuh pasien atau diminumkan, reaksi yang akan didapat sangat dahsyat sebab akan membuat jin tersebut sangat tersiksa hingga menggelepar-gelepar seperti disembelih, akan lebih sempurna jika dimasukkan dalam air itu 7 lembar daun bidara yang sudah dihaluskan dicampur dengan garam smile" class="wp-smiley" />


Sumber

Jumaat, 25 Julai 2014

DOA MENDAPAT CAHAYA ALLAH (NUR ILAHI)



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Cahaya orang Mukmin di Dunia

Orang beriman adalah orang yang berada dalam naungan cahaya Allah azza wa jalla. Wajah dan hatinya diliputi cahaya yang dapat dirasakan oleh orang disekitarnya. Kata katanya mententeramkan dan menyejukkan hati, perilaku dan ahlaknya menyenangkan orang disekitarnya. Dimanapun ia berada selalu mendatangkan kedamaian dan ketenangan. Orang yang peka dan terang hatinya dapat melihat cahaya yang terpancar dari wajah orang mukmin ini.

Sebaliknya orang yang tidak beriman pada Allah azza wa jalla berada dalam kegelapan. Wajah dan hatinya diliputi kegelapan diatas kegelapan. Kata katanya menyakitkan hati, perilaku dan akhlaknya menimbulkan keresahan bagi orang disekitarnya. Hidupnya penuh kebohongan dan tipuan, kesana kemari mengumbar syahwat dan kesenangan fatamorgana. Orang yang mengikutinya sering terjebak kesenangan semu, yang berakhir dengan kesengsaraan dan derita. Orang yang peka dan terang hatinya dapat melihat kegelapan wajah orang ini.

Bacalah doa ini selepas setiap kali solat semuga Allah azza wa jalla mengurniakan cahaya Nur Allahi dan dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk berdoa memohon cahaya pada Allah sebagai berikut:


Allahummaj al fii Qolbi nuuron, wafii bashorii nuuron, wafii sam’i nuuron, wa an yamiinii nuuron, wa an yasaari nuuron, wafawqii nuuron, wa tahtii nuuron, wa amaamii nuron, wa kholfii nuuron, wajj allii nuuron


Maksudnya:



Ya Allah! Jadikanlah hatiku bercahaya, dan pada lidahku bercahaya dan jadikanlah pada penglihatan ku bercahaya dan pada pendengaranku bercahaya, dan dari kanan ku bercahaya, dan dari kiriku bercahaya, dan daripada atas ku bercahaya, dan daripada bawah ku bercahaya, dan dari muka ku bercahaya, dan dari belakang ku bercahaya, dan jadikanlah pada diriku bercahaya dan sebesar-besar bagiku bercahaya.


Doa Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam Mukhtarul Hadis:
Aura Orang Beriman
Hadis riwayat Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda (yang bermaksud): 
"Kalian adalah orang-orang yang memiliki CAHAYA MUKA, CAHAYA TANGAN dan CAHAYA KAKI pada hari kiamat, kerana penyempurnaan wudu'. Maka barang siapa di antara kalian yang mampu, hendaklah ia memanjangkan CAHAYA PUTIH tersebut.

Walaupun cahaya dalam hadis di atas mungkin boleh dikaitkan dengan aura, TETAPI perlu diingatkan bahawa beribadat semata-mata untuk mendapatkan kehebatan aura, boleh membawa kepada kesyirikan dan akan terpesong akidah. Tambahan pula dengan pengaruh tipudaya dan hasutan syaitan dan iblis yang sangat halus, sekiranya tidak berpegang kuat kepada Al-Quran, Hadis, Ijmak dan Qias.
Sekian Wasallam.

TIDAK PERLU MINTA KEBENARAN UNTUK MENGAMALKAN 203 DOA-DOA DARI BLOG INI. TUAN/PUAN HANYA KLIK PADA MANA-MANA IKLAN INNITY DI BLOG INI. HASIL PENDAPATAN AKAN DISALURKAN UNTUK KERJA-KERJA AMAL JARIAH YANG SEDANG DIUSAHAKAN SEPERTI WAQAF KITAB DLL. SEMUGA DOA-DOA YANG ANDA AMALKAN DIMAKBULKAN ALLAH SWT.