Khamis, 2 April 2015

Kisah Seram - Tiga Beradik.

 Image result for pancaindera keenam

Dunia Seram - Saya seorang yang amat mengemari cerita –cerita seram dan juga pernah beberapa kali mengalami sendiri kisah-kisah seram, (kata Emak saya dianugerahi pancaindera keenam kerana senang ‘terlihatkan’ benda-benda yang menyeramkan; wallahuallam..) Disini saya ingin berkongsi satu cerita yang saya alami ketika saya berusia lebih kurang 10-11 tahun yang berlaku pada awal tahun 90an.
Saya dibesarkan di kotaraya Kuala Lumpur, dan setiap kali musim cuti persekolahan, saya gemar pulang ke kampung nenek sebelah Emak di Negeri Sembilan. Dijadikan cerita, suatu hari Paksu, iaitu adik lelaki Emak saya mengajak kami (saya, adik perempuan dan sepupu) untuk tinggal di rumahnya yang baru diduduki di sebuah kawasan Felda yang baru diterokai. Saya masih ingat lagi ketika itu tiada bekalan elektrik dan malam hanya diterangi oleh lampu gasoline. Walaupun tidak pernah mengalami kehidupan sebegitu, saya begitu seronok kerana itu adalah pengalaman baru pada diri saya. Pada malam pertama, selesai makan malam, kami beramai-ramai tidur di ruang hadapan rumah kerana hanya terdapat satu bilik di rumah tersebut yang digunakan oleh paksu dan maksu saya.

Sedang lena tidur kerana kepenatan bermain pada belah siangnya, saya terjaga tanpa sebab. Suasana begitu sunyi, hanya kedengaran dengkuran sepupu-sepupu saya yang juga keletihan. Tiba-tiba dihadapan mata terlihat oleh saya tiga susuk lembaga yang berpakaian jubah dan penutup kepala yang hanya menampakkan wajah yang hitam tanpa rupa lalu menembusi pintu masuk rumah dalam formasi berbaris. Tiga makhluk tersebut berbaris dari yang pendek didepan, diikuti yang sederhana ditengah dan yang terakhir ketinggiannya hampir menyentuh siling rumah. Apa yang menambahkan ketakutan saya ialah kaki mereka tidak kelihatan dan tergantung-gantung diawangan. Apa yang saya saksikan ini seperti menonton filem seram di dalam tv, sungguh tidak masuk akal bagaimana mereka lalu seperti angin yang menembusi pintu rumah yang bertutup.

Mereka terus lansung ke dapur dengan tinggal yang tinggi berdiri di pintu dapur seperti mengawasi keadaan. Itulah kali pertama saya melihat sesuatu yang saya rasa saat paling menakutkan sehingga kini. Adakah saya bermimpi? Saya sangat pasti yang saya tidak bermimpi kerana peluh berjuraian dan saya menggigil ketakutan di sebalik selimut yang saya selubungkan di badan dengan harapan si hantu tinggi tidak terlihatkan saya yang terjaga ini. Hendak saya kejutkan sepupu yang tidur di sebelah tapi tidak terdaya. Hanya bacaan ayat Alfatihah yang saya ketahui mampu keluar dari mulut, itupun tunggang terbalik dek ketakutan yang teramat-amat. Ketika itu saya dengari keadaan riuh rendah dengan ucapan yang tidak difahami tapi berbaur kemarahan di dapur yang datangnya dari dua makhluk si pendek dan si sederhana. Bunyinya seperti mereka berebutkan sisa makanan di dapur, dengan kuali di ketuk-ketuk dengan senduk. Ya Allah, hanya Tuhan yang tahu betapa takutnya saya dan saya berdoa semoga semuanya berakhir dengan pantas. Si tinggi hanya berdiri di pintu dapur, setia seperti seorang pengawal. Saya pasti ‘mereka’ tidak sedar yang saya menyaksikan segalanya, jika tidak pasti si tinggi akan membalas pandangan saya.

Akhirnya dalam ketakutan itu saya tertidur kembali. Keesokannya saya ceritakan kisah tersebut kepada Maksu saya. Jawapannya, saya hanya bermimpi. Tapi saya yakinkan padanya yang saya tidak bermimpi dan semuanya nyata. Untuk pengetahuan pembaca semua, sebenarnya kisah ‘Tiga Beradik’ ini agak terkenal dikalangan peneroka-peneroka Felda pada waktu tersebut. Ada yang memanggilnya ‘Hantu Dapur’. Sudah ramai peneroka-peneroka Felda ternampakkan kelibat ‘tiga beradik’ itu sejak mereka pindah masuk ke penempatan ini. Tetapi Maksu saya tidak mahu mengiyakan kerana bimbang saya akan ketakutan. Dia hanya bercerita kepada Emak saya mengenai kesahihan kisah tersebut. Apa yang saya tahu, felda ini sebelumnya adalah hutan tebal yang diterokai untuk dijadikan penempatan. Si ‘tiga beradik’ memilih untuk mengunjungi rumah Paksu saya pada malam tersebut adalah bersebab, ini kerana pinggan mangkuk bekas makan dan juga peralatan memasak dibiarkan di dapur tidak dibersihkan oleh Maksu saya kerana pada waktu itu bekalan air juga belum ada. Pada fikiran Maksu saya adalah lebih senang jika dibersihkan keesokkan harinya. Bekas sisa makanan dan kekotoran itulah yang menjemput syaitan dalam jelmaan rupa ‘tiga beradik’ itu datang kerana seperti yang kita ketahui, benda-benda sebegitulah yang menjadi kegemaran mereka. Dan secara kebetulan saya ada disitu untuk menyaksikan segalanya dengan izin Allah SWT. Satu benda yang saya pelajari dari kisah di atas adalah tidak sesekali membiarkan pinggan mangkuk atau peralatan memasak di dapur begitu saja tanpa di bersihkan, dan ianya menjadi amalan saya sehingga kini. Tentang ‘tiga beradik tidak lagi kedengaran kisahnya, mungkin tiada lagi dapur ‘kotor’ yang boleh dikunjungi di Felda tersebut. Wallahualam


Terima Kasih

Cerita Kiriman:  Niza Z

2 ulasan:

  1. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua, Sengaja ingin menulis
    sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang
    kesulitan masalah keuangan, Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa
    Tumbal karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar
    1M saya sters hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa
    melunasi hutang saya, saya coba buka-buka internet dan saya bertemu
    dengan KYAI SOLEH PATI, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama 3 hari
    saya berpikir, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KYAI SOLEH PATI
    kata Pak.kyai pesugihan yang cocok untuk saya adalah pesugihan
    penarikan uang gaib 4Milyar dengan tumbal hewan, Semua petunjuk saya ikuti
    dan hanya 1 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah akhirnya 4M yang saya
    minta benar benar ada di tangan saya semua hutang saya lunas dan sisanya
    buat modal usaha. sekarang rumah sudah punya dan mobil pun sudah ada.
    Maka dari itu, setiap kali ada teman saya yang mengeluhkan nasibnya, saya
    sering menyarankan untuk menghubungi KYAI SOLEH PATI Di Tlp 0852-2589-0869
    agar di berikan arahan. Supaya tidak langsung datang ke jawa timur,
    saya sendiri dulu hanya berkonsultasi jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik,
    jika ingin seperti saya coba hubungi KYAI SOLEH PATI pasti akan di bantu Oleh Beliau

    BalasPadam
  2. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini HANDAYANI seorang TKW dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU DARNA yg dari singapur tentan AKI SYHE MAULANA yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya saya juga mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dr hasil ritual/ghaib dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.230.000 Ringgit ,kini saya kembali indon membeli rumah dan kereta walaupun sy Cuma pembantu rumah tanggah di selangor malaysia , sy sangat berterimakasih kepada AKI SYHE MAULANA dan tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI MAULANA saya juga sudah bisa sesukses ini. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKW, Untuk yg punya mustika bisa juga di kerjakan narik uang karna AKI MAULANA adalah guru spiritual terkenal di indonesia. jika anda ingin seperti saya silahkan kunjungi situs/website AKI MAULANA ~>KLIK DISINI<~  yg punya rum terimakasih atas tumpangannya.

    BalasPadam